Jumat, 18 Desember 2015

MANUSIA DAN LINGKUNGAN

MANUSIA DAN LINGKUNGAN

A.    Lingkungan
o   Sejak alam memanjakan manusia
o   Manusia tunduk dengan alam

1.      Alam Sebagai Anugrah
·         Kehidupan dilaut
·         Pegunungan, pantai, laut
·         Sawa, air terjun

2.      Alam sebagai bencana
·         Banjir
·         Longsor
·         Kebakaran Hutan
·         Tandus, Kekeringan
·         Angin(Badai)

3.      Perubahan lingkungan karena campur tangan manusia
1.      Karena ada penebangan hutan(penggudulan) dan menjadi erosi, banjir dan muncul harimau,babi hutan, di tengan pemukiman manusia.
2.      Pembangunan pemukiman
karena semakin padat populasi manusia.
3.      Penerapan instensifikasi pertanian

4.      Jenis-jenis keanekaragaman hayati terbagi menjadi tiga:
1.      Keanekaragaman Gen
2.      Keanekaragaman spesies
3.      Keanekaragaman Ekosistem

B.     Manusia
manusia sebagai subjek dan objek
karena manusia hidup dilingkungan masing-masing.

1.      Pencemaran lingkungan
·         Lingkungan alam
keadaan yang seimbang

·         Pencemaran lingkunan
peristiwa masuknya zat-zat atau komponen lainya.

·         Pencemaran air
penyebab :
1.      Pembuangan limba pabrik
2.      Sisa pertambangan
3.      Sampah rumah tangga

·         Pencemaran udara
penyebab :
1.      Kebakaran hutan
2.      Polusi kendaraan
3.      Asap pabrik

·         Pencemaran Tanah
penyebab:
1.      Pemakaian pestisida yang berlebihan
2.      Limbah industri
3.      Penambangan
4.      Sampah

C.     Pencegahan

1.      Pencemaran Air
·         Penampungan limbah
·         Menanam ilalang-ilalang
2.      Limbah Pertanian
·         Menggunakan pupuk yang sesuai
·         Tanaman kebal terhadap hama
3.      Limbah rumah tangga
·         Tempat pembuangan sampah
·         Sampah menjadi pupuk
4.      Limbah minyak
·      Penghalang mekanik
5.      Pencemaran Udara
·   Mengurangi penggunaan bahan bakar minyak
·   Reboisasi dan perluasan lahan hijau
6.      Pencemaran Tanah
·   Pestisida
·   Limba industri (setiap pabrik harus ada penampungan)
D.    Manfaat hutan
1.      Mencegah erosi
2.      Mempengaruhi kesuburan tanah
3.      Mempengaruhi persediaan air
4.      Sebagai sumber keanekaragaman hayati

Manusia sebagai makhluk budaya

Manusia sebagai makhluk budaya
A.      pengertian manusia sebagai makhluk budaya.
Manusia adalah makhluk budaya artinya makhluk yang berkemampuan menciptakan kebaikan, kebenaran, keadilan dan bertanggung jawab. Sebagai makhluk berbudaya, manusaia mendayagunakan akal budinya untuk menciptakan kebahagian baik bagi dirinya maupun bagi masyarakat demi kesempurnaan hidupnya. Sebagai catatan bahwa dengan pikirannya manusia mendapatkan ilmu pengetahuan. Dengan kehendaknya manusia mengarahkan perilakunya dan dengan perasaanya.
kebudayaan adalah akal manusia yang membuat suatu keadaan, menjadi kebiasaan dan selalu di ingat.

Makhluk budaya adalah makhluk yang berkemampuan melakukan hal-hal yang positif, menciptakan kebaikan, kebenaran, keadilan dan bertanggung jawab. Sebagai mahluk budaya. Manusia mendayagunakan akalbudaya untuk menciptakan kebahagian baik bagi dirinya maupun bagi masyarakat demi kesempurnaan hidupnya.
B.      Tujuan manusia sebagai makhluk hidup
bahwa manusia sebagai makhluk budaya, agar dapat dijadikan dasar pengetahuan dalam mempertimbangkan dan mensikapi berbagai problematik budaya dan berkembang dimasyarakat sehingga manusia tidak semata-mata merupakan makhlukbiologis saja namun juga sebagai mahluk sosial, ekonomi, politik dan mahluk budaya.
kebudayaan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam rangka mempertahankan hidup.
dengan hal itu manusia mengarahkan perilakunya dan dengan perasaannya manusia dapat mencapai kebahagiaan.
manusia sebagai mahluk budaya tidak lain untuk mendayagunakan akal budinya, karena pada diri manusia ada motivasi untuk interaksi dengan orang lain.

C.      Ciri-ciri manusia sebagai makhluk budaya
Watak seseorangyang konsisten, yang memeberikan kepadanya suatu identitas sebagai individu yang khusus.
·         Budaya tersalurkan karena adanya dari perilaku manusia.
·         Dari lahirnya generasi tertentu dan tidak akan mati dengan habisnya usia generasi yang bersangkutan.
·         Budaya dapat dilihat dari tingkah lakunya.
·         Bersifat unifersal.
·        Budaya mencakup aturan-aturan yang besifat kewajiban, tindakan atau perilaku yang dapat diterima atau ditolak, tindakanya dilarang ataupun diizinkan untuk dilakuakan.

D.     Perkembangan nilai budaya
saat ini sudah mulai terkikis perlahan-lahan seiring dengan perkembangan zaman yang lebih maju dan modern. Saat ini banyak masyarakat secara perlahan meninggalkan budaya local atau tradisional dan lebih memilih budaya yang modern ini terjadi karena proses perubahan sosial aktualisasi dan asimilasi.
           asimilisasi adalah proses masuknya kebudayaan baru yang berbeda setelah mereka bergaul secara intensif, sehingga sifat khas dari unsur-unsur kebudayaan campur.
contoh budaya asing yang masuk : cara berpakaian, alat musik, permainan elektronik

E.      Sistem budaya
kebudayaan sebagai suatu sistem berisi komponen-komponen budaya tersebut dapat dibedakan menjadi unsur-unsur Cultural Universal, Cultural Activitas, Trait, merupakan komponen yang abstrak dari kebudayaan dan pikiran, gagasan, konsep, tema berfikir, keyakinan. Dengan demikian sistem budaya adalah bagian dari kebudayaan yang dalam bahasa Indonesia lazim disebut adat istiadat.
*      Fungsi dari sistem nilai budaya
a. Pedoman dan pendorong kelakuan manusia dalam hidup.
b. Mendorong timbulnya pola-pola cara berfikir.
c. Sebagai salah satu sistem tata kelakuan yang tertinggi diantara yang lain, seperti hukum adat, aturan sopan santun.

*      Nilai budaya
a. Nilai ekonomi
b. Nilai estensi
c. Nilai solidaritas
d. Nilai kuasa
e. Teori
f. Agama

Manusia dan peradaban

Manusia dan peradaban
A.    Manusia
adalah makhluk ciptaan tuhan yang paling sempurna dari mahluk hidup lainnya.

B.     Peradaban
merupakan tahap tertentu, dan kebudayaan yang telah mencapai kemajuan tertentu yang dicirikan oleh tingkat IPTEK yang telah maju.

Tahap-tahap peradaban
1.      Peradaban pertanian (800M-1500M)
masa bercocok tanam
2.      Peradaban Teknologi Industri (1500M-197)
kegiatan manusia diganti oleh mesin
contoh : membuat kue,
3.      Kemajuan Teknologi (Agar manusia bisa berkomunikasi)
kemajuan ini tidak bisa dikendalikan karena sudah melebar luas dan sangat pesat.

C.     Moderenisasi
 adalah ptoses penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi ke dalam semua segi kehidupan manusia dengan tingkat yang berbeda-beda tetapi tujuan utamanya untuk mencapai tarif hidup yang lebih baik dan nyaman dalam arti yang seluas-luasnya, sepanjang masinh diterima oleh masyarakat yang bersangkutan.

Moderenisasi Masyarakat

adalah suatu proses Transformasi yang meliputi dibidang Ekonomi dan Politik.

1.      Syarat Moderenisasi
Ø  Cara berfikir ilmiah .
Ø  Sistem administrasi negara yang baik.
Ø  Sistem pengumpulan data yang baik dan teratur.
Ø  Penciptaan iklam yang baik.
Ø  Tingkat organisasi yang tinggi di satu pihak disiplin yang tinggi bagi pihak lain.
Ø  Sentrilisasi wewenang dalam pelaksanannya.

2.      Ciri Moderenisasi
Ø  Kebutuhan materi.
Ø  Kemajuan teknologi, dan industri, individulisasi, sekularisasi, diferensiasi, dan aktualisasi.
Ø  Moderenisasi banyak memberi kemudahan bagi manusia.
Ø  Berkat jasanya, kebutuhan manusia terpenuhi.
Ø  Melahirkan teori
Ø  Kehidupan seseorang dicurahkan untuk bekerja dan menumpuk kekayaan.

D.   Globalisasi (Universal)
adalah peningkatan keterkaitan dan ketergantungan antara bangsa manusia diselutuh dunia melalui perdagangan.
1. Ciri Globalisasi
Ø  Perubahan dalam konsep ruang dan waktu.
Ø  Meningkatnya masalah bersama.
Ø  Peningkatan interaksi kultural melalui perkembangan media massa.

Manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial

Manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial
A.    Manusia sebagai makhluk individu
adalah pribadi seseorang (terpisah dari yang lain) secara fisiologis dia bersifat bebas (idak mempunyai hubungan organik dengan sesamanya).
Setiap manusia memiliki keunikan dan ciri khas tersendiri, tidak ada manusia, ternyata masing-masing memiliki keunikan tersendiri.

Seorang individu adalah perpaduan antara faktor fenotof dan genotip.
1.      Faktor genotof
faktor yang dibawah sejak lahir, atau faktor keturunan dari orang tua yang dibawah oleh anaknya.
2.      Faktor Fenotip
faktor yang dipengaruhi lingkungan ikut berperan dalam kareristik yang khas dari seseorang istilah lingkungan merusak pada lingkungan fisik dan lingkungan sosial.
B.     Manusia sebagai makhluk sosial
            adalah makhluk yang hidup bermasyarakat, dengan pada dasarnya setiap hidup individu tidak dapat lepas dari manusia lin. Seperti kita ketahui bahwa sejak bagi sampai usia tertentu manusia adalah makhluk yang tidak berdaya, tanpa bantuan orang-orang disekitar ia tidak dapat berbuat apa-apa dan untuk segala kebutuhan hidup bagi sangat tergantung pada luar dirinya seperti orang tuanya khususnya ibu.
Manusia dapat dikatakan makhluk sosial karena pada dirinya terdapat dorongan untuk berhubungan atau berinteraksi dengan orang lain. Dengan bantuan orang lain, manusia bisa menggunkan tangan, bisa berkomunikasi atau bicara, dan bisa mengembangkan seluruh potensi kemanusian.
Faktor-faktor buruk pada manusia sebagai mahluk individu dan sosial
a.       Faktor buruk manusia sebagai makhluk individu
Ø  Ingin menang sendiri.
Ø  Egois.
Ø  Tidak menghargai pendapat orang.
Ø  Iri, tidak senang melihat orang lain senang.
b.      Faktor buruk manusia sebagai makhluk sosial
Ø  Tawuran, antara siswa sesama siswa, desa sesama desa, dll
Ø  Tidak suka bergotong royon.
Ø  Tidak suka bermusyawara.
Faktor-faktor  baik pada manusia sebagai mahluk individu dan sosial
a.       Faktor baik manusia mahluk individu
Ø  Menaikan harkat martabat diri.

b.      Faktor baik manusia makhluk sosial
Ø  Suka bergotong royong.
Ø  Menghargai setiap keputusan sesorang.
Ø  Menghargai apa yang dibuat orang dalam tahap membantu.
Ø  Berkomunikasi dengan baik terhadap lingkungan masyarakat.
            Tetapi didalam hidup ada macam-macam manusia sebagai makhluk individu dan sosial. Tetapi kebanyakan manusia adalah makhluk sosial karena kita sebagai manusia membantukan orang lain untuk bertahan hidup dan menjalankan hidup dengan baik, damai, dan bahagia.
            Tetapi kita tidak bisa memaksakan jika orang ingin menjadi sukses tanpa orang lain. Semua plihan dari manusia adalah pilihan yang benar dan baik untuk orang tersebut.

Manusia keragaman dan kesetaraan

Manusia keragaman dan kesetaraan
A.    Keragaman adalah tingka laku, macam jenis, keragaman manusia sudah menjadi fakta sosial dan fakta sejarah kehidupan. Dalam sejarah kehidupan manusia perna tubuh ideologi atau perumpamaan bahwa orang berkulit hitam adalah berbeda, mereka lebih rendah dan dari yang berkulit putih.
            Sehingga keragaman yang dimaksud disini adalah suatu kondisi masyarakat dimana terdapat perbedaan-perbedaan dalam berbagai bidang, terutama suku bangsa, ras, agama, dan keyakinan, ideologi, adat kesopanan serta situasi ekonomi.
Contoh dari keragaman
1.      Agama
Di Indonesia diakui 6 agam yaitu islam, hindu, buddha, katolik, kristiani, konghucuh ini menunjukan bahwa di Indonesia mempunyai ragam keyakinan atau agama.
2.      Suku
Di Indonesia terkenal mempunyai banyak suku yang terkenal seperti suku Batak, S uku Papua, dll
3.      Mkanan
Dan di Indonesia terkenal ragam makanan yang enak seperti Rendang, Nasi goreng, Sate, Emprk-rmprk, Bakso, Kue-kue kering, dll
Konsep keragaman mengendalikan adanya hal-hal yang lebih dari satu, keragaman menunjukan bahwa keberadaan yang lebih dari satu itu berbeda-beda, heterogen bahkan tidak bisa disamakan.
Keragaman Indonesia terlihat dengan jelas pada aspek-aspek geografis, etnis, sosiokultural, dan agama serta kepercayaan.
B.     Kesetaraan
Adalah sama atau seimbang, sederajad, sederajad bearti sama tingkatnya, pangkatnya, kedudukannya dan kesederajatan bearti perihal kesamaan tingkatan. Dengan demikian konteks kesederajatan dini adalah suatu kondisi dimana dalam perbedaan dan keragaman yang ada pada manusia tetapi memiliki satu kedudukan yang sama dan satu tingkatan.
Konsep kesetaraan adalah konsep yang dipakai dalam sistem komunisme atau sentralistik dan tentu saja konsep ini bertentangan dengan konsep keragaman, kesetaraan lebih mengacu pada bagaimana perbedaan yang ada harus hidup serasi dan selaras, tanpa harus meningkatkan identitas perbedaan yang ada pada masing-masing individu tersebut.
Indikator kesederajatan adalah sebagai berikut
1.      Adanya persamaan derajat dari agama suku, bangsa, ras, agama, dan golongan .
2.      Adanya persamaan hak dari segi pendidikan, pekerjaan, dan kehidupan yang layak.
3.      Adanya persamaan kewajiban sebagai hamba Tuhan, individu, dan anggota masyarakat.
Problema yang terjadi dalam kehidupan umumnya adalah munculnya sikap dan perilaku untuk tidak mengakui adanya persamaan derajat, hak dan kewajiban antara manusia atau antara warga perilaku yang membeda-bedakan orang disebut diskriminasi.
Undang-undang No.39 Tahun 1999 tentang HAM. Menyatakan bahwa diskriminasi adalah setiap pembatasan, pelecehan, yang langsung ataupun tak langsung di dasarkan pada pembedaan manusia atas dasar, suku, ras, etnik, kelompok, golongan, status sosial.

Manusia nilai moral dan hukum

Manusia nilai moral dan hukum
Ø  Manusia bersala dari kata”manu”(sansekerta),”mens”(latin), yang bearti berfikir, berakal budi atau makhluk yang berakal budi (mampu menguasai makhluk lain). Dalam hubungannya dengan lingkungan, manusia merupakan suatu organisme hidup(iving organisme).
Manusia adlah makhluk yang tidak dapat dengan segera menyesuaikan diri dengan lingunganya.

Ø  Nilai adalah sesuatu yang berharga, bermutu, menunjukan kualitas, dan berguna bagi manusia.
sesuatu itu bernialai bearti bearti sesuatu itu berharga atau berguna bagi kehidupan manusia.

Ø  Moral berasal dari kata bahasa (latin) “mores” yang bearti adat kebiasaan. Kata “mores” ini mempunyai sinonim  Mos, Moris, Manner, Mores atau Manners, Morais.
Moral dalam bahasa Indonesia disebut juga kesesuaian(budi pekerti dan peran yang mulia)
Moral  dalam bahasa Indonesia disebut juga kesesuaian(budi pekerti dan peran yang mulia)
Moral bahasa Arab disebut juga Akhlaq (perilaku yang baik, adab yang sopan).
secara umum nilai-nilai atau moral-moral yang menjadi pegangan.

Ø  Hukum dibuat dengan tujuan untuk mengatur kehidupan masyarakat agar terjadi keserasian diantara warga masyarakat dan sistem sosial yang dibangun oleh suatu masyarakat.
Ø  Ada berapa macamnorma/ kaidah dalam masyarakat , yaitu
1.      Norma kepercayaan atau keragaman
2.      Norma kesusilaan.
3.      Norma sopan santun/ adab.
4.      Norma hukum.

Ø  Ada beberapa unsur dari kaidah moral yaitu
1.      Hati nurani merupakan fenomena moral yang sangat.
2.      Kebebasan dan tanggung jawab.
3.      Nilai norma moral.

Ø  Hubungan manusia dengan hukum
hukum dalam masyarakat merupakan tuntutan, mengingat bahwa kita tidak mungkin menggambarkan hidup manusia tanpa atau diluar masyarakat.
hukum yang baik adalah hukum yang sesuai dengan hukum yang hidup(The Living Law) dalam masyarakat, yang tentunya sesuai pula atau merupakan pencerminan dan nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat tersebut.
manusia  dan hukum adalah dua entitas yang tidak bisa dipisahkan.
Pekerjaan besar menghadang bangsa Indonesia di bidang hukum. Berbagai upaya perlu dilakukan agar bangsa dan rakyat Indonesia sebagai pemegang kedaulatan dapat merasakan apa yang dijanjikan dalam hukum.