Manusia keragaman dan
kesetaraan
A. Keragaman
adalah tingka laku, macam jenis, keragaman manusia sudah menjadi fakta sosial
dan fakta sejarah kehidupan. Dalam sejarah kehidupan manusia perna tubuh
ideologi atau perumpamaan bahwa orang berkulit hitam adalah berbeda, mereka
lebih rendah dan dari yang berkulit putih.
Sehingga keragaman yang dimaksud
disini adalah suatu kondisi masyarakat dimana terdapat perbedaan-perbedaan
dalam berbagai bidang, terutama suku bangsa, ras, agama, dan keyakinan,
ideologi, adat kesopanan serta situasi ekonomi.
Contoh
dari keragaman
1. Agama
Di Indonesia diakui 6 agam yaitu islam, hindu, buddha, katolik, kristiani, konghucuh ini menunjukan bahwa di Indonesia mempunyai ragam keyakinan atau agama.
Di Indonesia diakui 6 agam yaitu islam, hindu, buddha, katolik, kristiani, konghucuh ini menunjukan bahwa di Indonesia mempunyai ragam keyakinan atau agama.
2. Suku
Di Indonesia terkenal mempunyai banyak suku yang terkenal seperti suku Batak, S uku Papua, dll
Di Indonesia terkenal mempunyai banyak suku yang terkenal seperti suku Batak, S uku Papua, dll
3. Mkanan
Dan di Indonesia terkenal ragam makanan yang enak seperti Rendang, Nasi goreng, Sate, Emprk-rmprk, Bakso, Kue-kue kering, dll
Dan di Indonesia terkenal ragam makanan yang enak seperti Rendang, Nasi goreng, Sate, Emprk-rmprk, Bakso, Kue-kue kering, dll
Konsep keragaman mengendalikan adanya hal-hal yang
lebih dari satu, keragaman menunjukan bahwa keberadaan yang lebih dari satu itu
berbeda-beda, heterogen bahkan tidak bisa disamakan.
Keragaman Indonesia terlihat dengan jelas pada
aspek-aspek geografis, etnis, sosiokultural, dan agama serta kepercayaan.
B. Kesetaraan
Adalah sama atau seimbang,
sederajad, sederajad bearti sama tingkatnya, pangkatnya, kedudukannya dan
kesederajatan bearti perihal kesamaan tingkatan. Dengan demikian konteks
kesederajatan dini adalah suatu kondisi dimana dalam perbedaan dan keragaman
yang ada pada manusia tetapi memiliki satu kedudukan yang sama dan satu
tingkatan.
Konsep kesetaraan adalah konsep
yang dipakai dalam sistem komunisme atau sentralistik dan tentu saja konsep ini
bertentangan dengan konsep keragaman, kesetaraan lebih mengacu pada bagaimana
perbedaan yang ada harus hidup serasi dan selaras, tanpa harus meningkatkan
identitas perbedaan yang ada pada masing-masing individu tersebut.
Indikator kesederajatan adalah sebagai berikut
1. Adanya
persamaan derajat dari agama suku, bangsa, ras, agama, dan golongan .
2. Adanya
persamaan hak dari segi pendidikan, pekerjaan, dan kehidupan yang layak.
3. Adanya
persamaan kewajiban sebagai hamba Tuhan, individu, dan anggota masyarakat.
Problema yang terjadi dalam
kehidupan umumnya adalah munculnya sikap dan perilaku untuk tidak mengakui adanya
persamaan derajat, hak dan kewajiban antara manusia atau antara warga perilaku
yang membeda-bedakan orang disebut diskriminasi.
Undang-undang No.39 Tahun 1999
tentang HAM. Menyatakan bahwa diskriminasi adalah setiap pembatasan, pelecehan,
yang langsung ataupun tak langsung di dasarkan pada pembedaan manusia atas
dasar, suku, ras, etnik, kelompok, golongan, status sosial.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar