MENGAPLIKASIKAN CARA-CARA PENDEKATAN SOSIAL BUDAYA DALAM PRAKTEK KEBIDANAN
A.
Pendekatan
melalui Agama
1. Agama
memberikan petunjuk kepada manusia untuk selalu menjaga kesehatanya.
2. Agama
memberikan dorongan batin dan moral yang mendasar dan melandasi cita-cita dan
perilaku manusia dalam menjalani kehidupan yang bermanfaat baik bagi dirinya,
keluarga, masyarakat serta bangsa.
3. Agama
mengharuskan umat manusia untuk beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
dalam segala aktifitas
B.
Pendekatan
melalui kesenian tradisional
Seni adalah suatu hasil dari
ungkapan emosi yang ingin disampaikan oleh seorang kepada orang laindalam
kesadaran hidup bermasyarakat/ berkelompok (Drs.Popo Iskandar)
v Kesenian
tradisional
Adalah
kesenian yang dipegang teguh pada normadan adat kebiasaan yang ada secara turun
temurun atau kesenian baru, hasil dari pengembangan kebudayaan.
v Kesenian
sebagai penguluhan media kesehatan
1. Dengan
kesenian wayang kulit
Diselipkan
pesan-pesan kesehatan yang ditampilkan diawal petunjuk dan pada akhir petunjuk.
2. Menciptakan
lagu-lagu berisikan tentang permasalahan kesehatan dalam bahasa daerah
setempat.
C.
Cara
pendekatan melalui pesantren dalam praktik kebidanan
1. Pendekatan
sosial
2. Survai
mawas diri
3. Musyawara masyarakat pondok pesantren
4. Pelatihan
5. Pelaksanaan
kegiatan
6. Pembinaan
D.
Cara
pendekatan sistem banjar (Bali) dalam praktik Kebidanan
1. Menggerakan
dan memebina peran masyarakat. Dalam bidang kesehatan, dengan melakukan
penyuluhan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan dan permasalahan kesehatan
setempat
2. Pemerintah
memberikan, menerapkan, dan menjalankan poskesdes (Pos Kesehatan Desa), yang
ditunujakn kepada seluruh masyarakat setempat, danterjangkau samapai daerah
pedalaman.
3. Guna
penyuluhan masyarakat bertujuan dapat menghasilkan perubahan perilaku yang
lestari untuk keluarganya, individu keluarga dan masyarakat itu sendiri.
4. Penyuluhan
kesehatan masyarakat ditunjuk untuk memelihara dan meningkatkan derajat
kesehatan masyarakat.
5. Memberikan
bimbingan dan teknis kader termasuk dukun, (peran bidan sebagai pendidik).
Bersama kelompok dan masyarakat menanggulangi masalah kesehatan khususnya yang
berhubungan dengan kesehatan para ibu, anak, dan KB
Tidak ada komentar:
Posting Komentar