Jumat, 18 Desember 2015

mengaplikasikan cara-cara pendekatan sosial budaya dalam praktek kebidanan


MENGAPLIKASIKAN CARA-CARA PENDEKATAN SOSIAL BUDAYA DALAM PRAKTEK KEBIDANAN




A.    Pendekatan melalui Agama
1.      Agama memberikan petunjuk kepada manusia untuk selalu menjaga kesehatanya.
2.      Agama memberikan dorongan batin dan moral yang mendasar dan melandasi cita-cita dan perilaku manusia dalam menjalani kehidupan yang bermanfaat baik bagi dirinya, keluarga, masyarakat serta bangsa.
3.      Agama mengharuskan umat manusia untuk beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam segala aktifitas
B.     Pendekatan melalui kesenian tradisional
Seni adalah suatu hasil dari ungkapan emosi yang ingin disampaikan oleh seorang kepada orang laindalam kesadaran hidup bermasyarakat/ berkelompok (Drs.Popo Iskandar)
v  Kesenian tradisional
Adalah kesenian yang dipegang teguh pada normadan adat kebiasaan yang ada secara turun temurun atau kesenian baru, hasil dari pengembangan kebudayaan.
v  Kesenian sebagai penguluhan media kesehatan
1.      Dengan kesenian wayang kulit
Diselipkan pesan-pesan kesehatan yang ditampilkan diawal petunjuk dan pada akhir petunjuk.
2.      Menciptakan lagu-lagu berisikan tentang permasalahan kesehatan dalam bahasa daerah setempat.

C.    Cara pendekatan melalui pesantren dalam praktik kebidanan
1.      Pendekatan sosial
2.      Survai mawas diri
3.      Musyawara  masyarakat pondok pesantren
4.      Pelatihan
5.      Pelaksanaan kegiatan
6.      Pembinaan

D.    Cara pendekatan sistem banjar (Bali) dalam praktik Kebidanan
1.      Menggerakan dan memebina peran masyarakat. Dalam bidang kesehatan, dengan melakukan penyuluhan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan dan permasalahan kesehatan setempat
2.      Pemerintah memberikan, menerapkan, dan menjalankan poskesdes (Pos Kesehatan Desa), yang ditunujakn kepada seluruh masyarakat setempat, danterjangkau samapai daerah pedalaman.
3.      Guna penyuluhan masyarakat bertujuan dapat menghasilkan perubahan perilaku yang lestari untuk keluarganya, individu keluarga dan masyarakat itu sendiri.
4.      Penyuluhan kesehatan masyarakat ditunjuk untuk memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
5.      Memberikan bimbingan dan teknis kader termasuk dukun, (peran bidan sebagai pendidik). Bersama kelompok dan masyarakat menanggulangi masalah kesehatan khususnya yang berhubungan dengan kesehatan para ibu, anak, dan KB

Tidak ada komentar:

Posting Komentar